04 April 2011

baket ball 2

image Permainan bola basket yang kite kenal sekarang ini diciptakan oleh Dr. James A. Naismith pada 1891 atas anjuran Dr. Luther Halsey Gulick. Dr. Luther menganjurkan kepada Dr. Naismith untuk menciptakan permainan baru yang dapat

dimainkan di dalam gedung, mudah dimainkan, mudah dipelajari dan menarik.Pada mulanya Dr. Naismith menggunakan keranjang sebagai sasarannya. Oleh karena itu, permainan baru itu dinamakan "basket ball". Ternyata permainan

clip_image002

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

baru ini mendapat sambutan baik dan dengan cepat berkembang ke seluruh dunia. Pada 1924 permainan bola basket didemontrasikan pada Olimpiade di Perancis. Pada 21 Juni 1932 atas prakarsa Dr. Elmer Beny, direktur sekolah olahraga di Jeneva, diadakankonferensi bola basket. Dalam konferensi ini terbentuklah Federasi Bola Basket International yang diberi nama Federation International de Basketball Amateur (FIBA).

Pada 1936 untuk kali pertama permainan bola basket dipertandingkan dalam Olimpiade di Jerman, yang diikuti oleh 21 negara. Permainan bola basket masuk ke Indonesia setelah Perang Dunia ke-II clan dibawa oleh para perantau Cina. Pada PON I di Surakarta bola basket telah masuk dalam acara pertandingan. Pada 23 Oktober 1951 berdirilah Persatuan Basketball Seluruh Indonesia (PERBASI). Pada 1953 PERBASI diterima menjadi anggota FIBA, clan pada 1955 perpanjangan PERBASI diubah menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia dengan singkatan tetap PERBASI

Pemain, pemain penganti dan pelatih

1) Regu

Tiap regu terdiri atas:

a) Tidak lebih dari 10 orang anggota regu yang memenuhi syarat untuk bermain 2 x 20 menit.

b) Tidak lebih dari 12 anggota regu yang memenuhi syarat untuk bermain 2 x 20 menit atau untuk turnamen yang dalam setiap regu harus bermain lebih dari 3 pertandingan.

c) Seorang pelatih clan asisten pelatih.

d) Seorang kapten diambil dari salah Seorang anggota regu yang memenuhi syarat untuk bermain.

2) Pemain dan cadangan (Pengganti)

a) Lima orang dari setiap regu berada di dalam lapangan selama pertandingan dan dapat diadakan pergantian pemain sesuai dengan ketentuan yang ada.

b) Seragam para pemain terdiri atas: baju kaos clan celana pendek yang berwarna same, baik bagian depan maupun bagian belakang (yang bergaris-garis tidak diperbolehkan).

c) clip_image002[15]Setiap pemain harus diberi nomor yang berukuran ±20 cm pada bagian depan dan belakang baju kaos.

Time-out harus diberi ketentuan berikut:

1) Untuk pertandinj

menit, 2 kali k,

setiap regu seli

tandingan berlan

time-out untuk

Ketentuan tentang waktu

Waktu Pertandingan (Playing Time)

a) Masa (waktu) suatu pertandingan yaitu 2x 20 menit atau 4 x 12 menit.

b) Masa istirahat di antara babak berlangsung selama 10 menit atau 15 menit.

TIME-out yang diberikan

Time-out harus diberikan berclasarkan ketentuan - ­ketentuan berikut:

1) Untuk pertandingan dengan waktu 2 x 20 menit, 2 kali kesempatan time-out untuk setiap regu selama babak pertama per­tandingan berlangsung, 3 kali kesempatan time-out untuk setiap regu selama babak

kedua pertandingan berlangsung clan 1 kali time-out setiap babak tambahan.

2) Untuk pertandingan 4 x 12 menit, 3 kali kesempatan time-out diberikan pada tiap-tiap babak (dua periode) selama permainan berlangsung clan 1 kali time-out untuk tiap babak tambahan.

Teknik Dasar Bola Basket

Bola basket termasuk jenis permainan yang kompleks gerakannya. Artinya gerakannya terdiri atas gabungan unsur-unsur gerak yang terkoordinir rapi. Tujuan permainan bola basket memasukkan bola ke keranjang lawan clan menjaga keranjang sendiri agar tidak kemasukkan bola. Untuk dapat memainkan bola dengan baik perlu melakukan teknik gerakan dengan baik.

Pada clasarnya, gerakan yang efisien adalah gerakan yang benar tanpa kehilangan tenaga yang sia-sia. Misalnya pada gerakan mendorong sesuatu, agar efisien, semua otot bekerja ke arah depan, tidak ada otot yang bergerak ke camping, baik otot-otot kaki, paha, baclan, lengan clan Langan. Dengan demikian semua gerakan efisien adalah gerakan yang mengeluarkan tenaga sedikit mungkin, tetapi menghasilkan kerja yang besar. Pada permainan bola basket, gerakan yang efektif clan efisien perlu didasarkan pada penguasaan teknik dasar yang baik. Teknik dasar permainan bola basket antara lain:

.a. Teknik melempar dan menangkap bola

Pada umumnya operan dapat dilakukan dengan cepat, keras, tetapi tidak liar, sehingga dapat dikuasai oleh teman yang akan menerimanya. Operan dapat dilakukan secara lunak, tetapi akan tergantung pada situasi keseluruhan, yaitu kedudukan situasi teman, timing dan taktik yang digunakan. Memberikan operan tidaklah semudah yang diduga, karena kerasnya lemparan, terlalu rendah atau terlalu tinggi operan akan menyulitkan teman untuk menerima bola.

Untuk dapat melakukan operan dengan baik dalam berbagai situasi harus menguasai bermacam­macam teknik dasar melempar dan menangkap, bola dengan baik. Teknik dasar melempar (passing) dalam permainan bola basket dapat disimak pada ilustrasi-ilustrasi berikut:

Cara melakukan lemparan samping
dengan satu tangan

clip_image002[17]

Cara melakukan lemparan bawah dengan dua tangan

clip_image004

clip_image006

Cara melakukan lemparan lengkung (kaftan)

b. Teknik Menggiring Bola (dribbling)

Menggiring bola adalah salah satu cara yang diperbolehkan oleh peraturan untuk membawa lari bola ke segala arch. Seorang pemain boleh membawa bola lebih dari satu langkah, asal bola sambil dipantulkan balk dengan berjalan maupun berlari. Menggiring bola merupakan suatu usaha untuk membawa bola menuju ke depan/lapangan lawan.

Cara menggiring bola yang dibenarkan adalah dengan satu tangan (kiri/kanan). Kegunaan menggiring bola adalah untuk mencari peluang serangan, menerobos pertahanan lawan, dan mem­perlambat tempo permainan.

Ada 4acam-macam cara menggiring bola basket

Bentuk-bentuk menggiring bola adalah:

1) Menggiring bola tinggi (untuk kecepatan).

2) Menggiring bola rendah (untuk mengontrol atau menguasai, terutama dengan pemain lawan dalam menerobos pertahanan lawan).

3) Menggiring campuran menurut kebutuhan. Perubahan dari menggiring tinggi dan rendah atau sebaliknya sangat dibutuhkan untuk gerakan tiba-tiba.