09 Januari 2012

Cara dan Teknik Renang Gaya Punggung

Renang adalah salah satu jenis olah raga yang banyak disukai banyak orang. Karena selain segar, juga bisa membuat tubuh sehat, terutama untuk jantung dan paru-paru. Selain itu dalam olahraga renang, kita bisa melakukan beberapa gaya yang antara lain adalah, gaya punggung, kupu kupu, katak, gaya bebas dan lain-lain.
Semua gaya itu bila kita sudah mahir berenang, akan mudah dilakukan, apalagi gaya punggung. Karena teknik renang gaya punggung memang sedikit istimewa dibanding dengan teknik renang gaya lain.
Belajar Renang Gaya Punggung

Ketika melakukan olahraga renang gaya punggung, kekuatan waktu terlentang di atas air lebih besar bila dibandingkan dengan ketika sedang telungkup. Hal ini bisa terjadi karena lebar dan luas punggung lebih besar daripada dada.
Karena itu bisa dikatakan,sebenarnya teknik renang gaya punggung lebih mudah dipraktekan daripada gaya yang lain. Namun entah kenapa, banyak orang, bahkan atlet renang sekalipun, yang mengatakan bila renang gaya punggung lebih sulit di lakukan.

Mungkin hal ini disebabkan karena kebanyakan orang menggunakan gaya bebas atau kupu kupu maupun gaya katak ketika pertama kali berlatih renang.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam teknik renang gaya punggung urutannya adalah seperti ini :

1. Gerakan kaki
Pertama kali yang harus dilakukan adalah menggerakan kaki kanan dan kaki kiri dengan bergantian, yang caranya sama persis dengan jalan kaki orang di darat.
Jadi seperti renang gaya bebas, namun posisinya terbalik. Usahakan ketika melakukan gerakan ini bisa lebih cepat agar arah yang kita tuju tidak bisa melenceng atau berbelok.

2. Gerakan tangan

Teknik renang gaya punggung yang harus diperhatikan selanjutnya adalah tangan. Ketika pertama kali melakukan, luruskan salah satu tangan ke arah atas sejajar dengan kepala.
Kemudian kayuh ke arah belakang sampai ke pinggang. Setelah itu diangkat dari dalam air dan balik pada posisi semula. Lakukan hal tersebut pada tangan lainnya terus menerus dan bergantian.

3. Gerakan bersama antara kaki, tangan dan sistem pernafasan
Bila kita sudah bisa melakukan gerakan sacara kontinyu dan konsisten, maka kita tidak mungkin akan mendapat kesulitan dengan sistem penafasan kita. Apalagi posisi wajah sekaligus hidung terlatak di bagian atas permukaan air.
Hanya yang perlu diwaspadai adalah, kita harus mampu mengira-ngira jarak ujung kolam renang yang satu dengan ujung yang lain. Karena mata kita tidak mampu memandang (gaya punggung membuat mata harus menatap ke atas atau langit).

Cara ini bisa diakali dengan menghapalkan hitungan gerakan tangan. Tujuannya agar nanti kepala kita tidak membentur dinding kolam renang.

Hal Lain yang Perlu Diperhatikan

Selain tiga teknik renang gaya punggung di atas, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yaitu usahakan kaki selalu masuk agak kedalam air, jadi tidak di atas air. Ini akan membuat gerakan renang kita jadi lebih cepat.
Selain itu kepala juga mampu tetap di atas. Telapak pada kaki juga harus selalu lurus dan sebaris dengan tulang pada kaki. Dagu juga harus selalu dekat dengan dada karena hal ini juga merupakan faktor pemicu terhadap kecepatan dalam berenang.
Dan yang terakhir adalah,  bila tangan akan masuk, maka bagian pertama yang masuk adalah telapaknya dulu. Tujuannya adalah agar tahanan air jadi lebih kecil.

Selamat berlatih..

ARTIKEL TERKAIT:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
facebook